Festival Budaya Kerinci

Festival Budaya Kerinci 2026: Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya

Festival Budaya Kerinci

2026

“Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”

00

hari

00

jam

00

menit

00

detik

menuju pembukaan, 22 Oktober pukul 08.00 WIB

Pamflet resmi FBK 2026

Pamflet resmi Festival Budaya Kerinci 2026
Unduh

Memuat status…

    sekepal tanah surga

    Kerinci dalam satu lukisan

    Gunung tertinggi Sumatera, kebun teh Kayu Aro, danau, rumah larik berukir, dan pakaian adat. Ketuk titik emas untuk mengenalnya.

    Lukisan mural Kerinci: Gunung Kerinci, kebun teh, Danau Kerinci dan dermaga, rumah larik berukir, pasangan berpakaian adat, penari berkuluk

    Ilustrasi digital berdasarkan foto Gunung Kerinci, Danau Kerinci, rumah larik, dan pakaian adat Kerinci.

    tema tahun ini

    “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”

    Sekepal Tanah Surga adalah julukan lama Kerinci: tanah subur di kaki gunung tertinggi Sumatera.Negeri Seribu Budaya menunjuk ratusan luhah dan desa dengan adat, tari, dan kenduri masing-masing.

    Tiga warna situs ini diambil dari pakaian dahin yang diajak dipakai pengunjung.

    Hitam dahin

    Baju dahin dan kain lilit: keteguhan, tanah, leluhur.

    Emas kuluk

    Kuningan di kuluk, padi di sawah, pusaka di kenduri: kemakmuran dan kehormatan.

    Merah batik

    Merah tua batik Incung dan beludru jumbai kuluk: keberanian dan kemeriahan.

    empat hari di tepi danau

    Hari per hari

    1. Kamis, 22 Oktober
      • —Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026
      • —Pameran Budaya & Pameran Benda Budaya (dibuka, berlangsung 4 hari)
      • —Kuliner Dahin (berlangsung 4 hari)
    2. Jumat, 23 Oktober
      • —Kenduri Sko Tigo Luhah Semurup
      • —Balei Dahin & Kerinci Dimunarai
      • —Atraksi Seni dan Budaya
    3. Sabtu, 24 Oktober
      • 07:00Kerinci Bakaritah (sepeda santai 8 km, terbuka untuk umum)
      • —Pacu Biduk
      • —Spesial: Rentak Busamo Kudo Kelabu & Kudo Pink
    4. Minggu, 25 Oktober
      • —Mewarnai Budaya & Kerinci Blagu
      • —Penutupan

    yang baru dan yang pulang

    Acara utama

    • Kenduri Sko Tigo Luhah Semurup
    • Pameran Budaya & Pameran Benda Budaya
    • Balei Dahin
    • Kerinci Dimunarai
    • Atraksi Seni dan Budaya
    • Kuliner Dahin
    • Mewarnai Budaya
    • Kerinci Blagu
    • Kerinci Bakaritah (sepeda santai 8 km, 24 Okt)
    • Pacu Biduk
    • Spesial performance Rentak Busamo Kudo Kelabu & Kudo Pink

    27

    tahun sejak festival pertama di dermaga ini

    19

    edisi terdokumentasi di arsip

    18

    kecamatan ikut pawai budaya 2025

    ±4000

    peserta pawai budaya 2025

    tahukah kamu?

    Cerita kecil dari arsip

    14 fakta yang kami temukan di berita lama, blog warga, dan unggahan Facebook. Ketuk kartu untuk membalik ke fakta berikutnya.

    1 / 14

    2019

    Angka rekor MURI petik teh, 3.805 orang, sengaja disamakan dengan tinggi Gunung Kerinci dalam meter.

    2010

    Lomba masak 2010 menilai empat gulai khas: gulai takuyung (siput sawah), gulai daun suhin, gulai penyelang, dan gulai kapanjang.

    2017

    Pada pembukaan 2017 genset dan sound system mati saat sambutan gubernur. Gubernur Zumi Zola ikut turun membetulkan speaker. Unggahan kritiknya viral.

    2023

    Juara fotografi 2023, Candra Vedo, adalah fotografer lokal yang rutin memotret festival sejak 2022.

    2015

    Tahun 2015 festival sempat terganggu bentrok warga dua desa di malam hari; media lokal menyebut kepanitiaan “amburadul”. Tahun berikutnya festival tetap digelar.

    2026

    Kuluk, penutup kepala perempuan Kerinci, memakai tujuh kunci: lambang perempuan sebagai pemegang kunci rumah, kamar, lumbung, lemari, peti, dapur, dan hati.

    2011

    Tahun 2011 festival pindah ke Pulau Tengah dan dimajukan ke Juli agar anak sekolah bisa datang. Ada pawai kerbau menarik pedati tanpa roda.

    2012

    FMPDK XII (2012) menerbitkan antologi puisi dan menggelar Parade Penyair Nusantara. Tim kesenian Malaysia ikut tampil.

    2003

    Di edisi ±2003 ada pacu anjing: anjing mengejar anak babi hutan di Lapangan Merdeka, dan atraksi lukah gilo, bubu yang “bergerak sendiri”.

    2020

    Spektakel.id masih mencantumkan “Festival Kerinci 3–7 Oktober 2020”. Tanggal itu salinan jadwal 2018; festival 2020 batal karena pandemi.

    2021

    Pada 2021 lomba kuliner tradisional pertama kali masuk festival. Stan Dendeng Batokok Kerinci jadi salah satu pesertanya.

    2025

    Festival Kerinci versi Karisma Event Nusantara 2025 dibatalkan diam-diam dan diganti format baru “Festival Budaya Kerinci”. Nama lama masih dipakai indonesia.travel.

    2000

    Tahun lahir festival punya tiga versi: 16 Desember 1999, tahun 2000, atau 2001. Penomoran edisi berikutnya paling cocok dengan 2000.

    2022

    Pembukaan 2022 disambut pencak silat Imau Imbo Lumang dari Desa Air Bersih di pelataran bertuliskan “Pesona Indonesia”.

    yang pantas dibanggakan

    Rekor dan pencapaian

    Semua pencapaian dan ceritanya

    gampang dijangkau

    Sebelum berangkat

    Denah lokasi dan parkir Festival Budaya Kerinci 2026Denah resmi · buka peta interaktif

    Lokasi

    Dermaga Danau Kerinci dan Balai Adat Tigo Luhah Semurup. Dermaga ±18 km dari Sungai Penuh, 30–40 menit.

    Parkir

    Tepi jalan sisi kanan arah Sanggaran Agung ke Jujun sampai gerbang. VIP di lahan dermaga dan Museum Kerinci.

    Sinyal

    Lemah di tepi danau. Buka jadwal dan peta sebelum berangkat; situs ini ringan.

    Pakaian dahin

    Panitia mengajak berpakaian dahin. Unggah foto dan tag @disparbudkerinci.

    kamu mungkin bertanya

    Tanya jawab

    Apakah masuk festival bayar?

    Gratis dan terbuka untuk umum. Beberapa kegiatan pendamping seperti Kerinci Bakaritah (sepeda santai) memungut biaya pendaftaran kecil.

    Di mana parkir?

    Pengunjung parkir di tepi jalan sisi kanan dari arah Sanggaran Agung menuju Jujun sampai lokasi festival, dan sisi kiri setelah lokasi. Parkir VIP di lahan dekat dermaga dan Museum Kerinci. Lihat denah resmi di halaman peta.

    Bagaimana ke Dermaga Danau Kerinci dari Sungai Penuh?

    Sekitar 18 km ke arah selatan lewat Jalan Sungai Penuh–Bangko, 30–40 menit. Angkutan umum jurusan Sanggaran Agung tersedia; ojek daring ada di Sungai Penuh.

    Kenduri Sko itu apa?

    Upacara adat tertinggi masyarakat Kerinci: pewarisan gelar adat dan pembersihan benda pusaka. Tahun ini digelar di Balai Adat Tigo Luhah Semurup, Kecamatan Air Hangat, sekitar 28 km dari dermaga.

    Harus pakai pakaian dahin?

    Tidak wajib. Panitia mengajak pengunjung berpakaian dahin, busana tradisional Kerinci, dan mengunggah foto dengan tag @disparbudkerinci.

    Jam acara kok kosong?

    Panitia belum merilis rundown per jam. Halaman ini diperbarui begitu pengumuman keluar di Instagram Disparbud Kerinci.

    dari panitia

    Kabar terbaru

    Sumber: Instagram @disparbudkerinci.